Minggu, 08 Desember 2013

Manusia Sebagai Mahluk Budaya

Manusia merupakan salah satu mahluk Tuhan yang ada di dunia, disamping Alam, Tumbuhan dan Binatang.
 Masing-masing mahluk Tuhan mempunyai sifat  sebagai berikut:
1. Alam memiliki sifat wujud.
2. Tumbuhan memiliki sifat wujud dan hidup.
3. Binatang memiliki sifat wujud, hidup dan dibekali nafsu.
4. Manusia memiliki sifat  wujud, hidup, dibekali nafsu, serta akal budi.

A.  Hakekat Akal Budi Dalam Diri Manusia
Kelebihan manusia dibandingkan mahluk lain terletak pada akal budi, yakni : suatu potensi dalam diri manusia yang tidak dimiliki mahluk lain.
Akal : merupakan kemampuan berpikir.
Kemampuan berpikir manusia digunakan untuk memecahkan masalah - masalah hidup yang dihadapinya.
Budi : bagian dari kata hati .
Berupa paduan akal dan perasaan, serta yang dapat membedakan baik – buruk sesuatu
B.  Fungsi Akal Budi Manusia
Akal budi manusia memiliki kemampuan:
1. Menciptakan
2. Mengkreasi
3. Memperlakukan
4. Memperbarui
5. Memperbaiki
6. Mengembangkan
7. Meningkatkan segala sesuatu yang ada untuk “kepentingan hidup” manusia.

C. Fungsi Kemampuan Akal Budi Manusia

1.      Memenuhi kebutuhannya.
              “Kepentingan hidup” manusia adalah untuk memenuhi “kebutuhan hidup”
  Menurut Maslow kebutuhan hidup manusia meliputi :
1. Kebutuhan fisiologis ( physiologyical needs )
2. Kebutuhan akan rasa aman dan perlindungan ( safety and security needs)
3. Kebutuhan sosial ( sosial needs )
4. Kebutuhan akan penghargaan ( esteem needs )
5. Kebutuhan akan aktualisasi diri ( self actualiza tion )

2.      Mempertahankan serta meningkatkan derajatnya (sebagai mahluk yang tinggi) serta mengembangkan sisi kemanusiaannya.
3.      Menciptakan kebudayaan.
Kebudayaan pada hakekatnya adalah hasil akal budi manusia dalam interaksinya dengan alam maupun manusia lainnya. Manusia merupakan pencipta budaya - sebagai mahluk berbudaya.

D.  Istilah Kebudayaan
1.      Berasal dari bahasa Sanskerta “buddhayah” ( bentuk jamak dari buddhi / budi )
2.      Berasal dari kata budi ( unsur rohani) dan daya (unsur jasmani ): “Sgl daya dan aktifitas manusia untuk mengolah dan mengubah alam”.
3.      Dalam bahasa Inggris disebut “culture” yang berasal dari bahasa latin “ colere” yang berati mengolah atau mengerjakan ( mengelola sumber kehidupan)

·         Pengertian Kebudayaan
           Kata kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta yaitu buddayah yang merupakan bentuk jamak dari kata buddhi yang berarti budi dan akal.

1. Kebudayaan dapat pula berbentuk fisik seperti hasil seni, terbentuknya kelompok-kelompok      keluarga.
2. Kebudayaan di peroleh dari lingkungan
3. Kebudayaan tidak terwujud dalam kehidupan manusia yang soliter atau terasing tetapi yang hidup dalam suatu masyarakat tertentu.

        Setiap masyarakat pasti memiliki kebudayaan. Perbedaannya terletak pada kebudayaan masyarakat yang satu lebih sempurna dari pada kebudayaan masyarakat lain, di dalam perkembangan nya untuk memenuhi segala sesuatu keperluan masyarakat nya.
·         WUJUD KEBUDAYAAN
      Wujud konkret dari kebudayaan adalah artifact adalah kebudayaan yang merupakan hasil karya yang bersifat fisik yang dapat di raba, misalnya bangunan megah ( candi borobudur, prambanan ). Kebudayaan dalam arti sistem tingkah laku merupakan suatu pola tindakan yang dilakukan oleh manusia yang berpola. Tingkah laku sifat nya konkret, dapat diamati, dan divisualisasikan.
·          SISTEM NILAI BUDAYA    
       Sistem nilai budaya adalah tingkat tertinggi dan paling abstrak dari adat istiadat. Nilai budaya terdiri dari konsep-konsep mengenai segala sesuatu yang dinilai berharga dan penting oleh suatu warga masyarakat sehingga dapat berfungsi sebagai suatu pedoman orientasi pada kehidupan para warga masyarakat yang bersangkutan.
·         ADAT ISTIADAT, NORMA, DAN HUKUM
       Norma merupakan aturan untuk bertindak yang sifat nya khusus dan perumusan nya pada umum nya sangat rinci atau ruang lingkup nya sangat luas. Diantara berbagai norma yang ada dalam suatu masyarakat, ada yang dirasakan lebih besar pada lain nya. Pelanggaran suatu norma yang dianggap tidak begitu berat umumnya tidak akan membawa akibat yang panjang juga merupakan hukum , walaupun menurut sumber tidak berarti bahwa sama dengan hukum. Hal ini dikarenakan tidak semua  memiliki sangsi hukum meski pun secara adat di anggap memiliki tingkat pelanggaran yang tinggi.

E.  Hakikat Kebudayaan
Secara ringkas, budaya terdiri dari suku kata yakni budi dan daya (akal). Dalam bahasa inggris disebut culture yang berarti segala upaya dan kegiatan manusia untuk mengelola alam. Secara definitif, hakikat budaya memang kompleks karena mencangkup ideologi, kepercayaan, moral, hukum, adat dan lain sebagainya.
Kebudayaan jika dimaknai secara bebas adalah hasil cipta manusia, yang dilandasi dari kebiasaan, kepedulian yang dibangun dengan sentuhan karya seni, yang bertujuan menunjukan eksistensi sebuah komunitas masyarakat. Kebiasaan-kebiasaan ini berlangsung sejak lama dan diteruskan dari generasi ke generasi hingga sekarang ini.
Ketika budaya tumbuh pada sebuah komunitas masyarakat, maka masing-masing anggota masyarakat wajib memelihara budaya tersebut agar identitasnya tak luntur.

F.   Sifat Kebudayaan
Berikut ini adalah beberapa hal yang merupakan sifat kebudayaan:
·         Terjadi karena perubahan perilaku kebiasaan (habit) manusia.
·         Cenderung berkembang dalam setiap zaman.
·         Tradisi tertentu masih perlu melakukan ritual tertentu karena menganggap ada kekuatan lebih besar selain dari manusia, yakni Tuhan.
·         Kebudayaan seperti musik cenderung abadi. Hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya langgam-langgam lawas yang dirilis ulang.
·         Hukum dan budaya menghadapi persoalan yang serius. Hal ini sering terjadi ketika penentuan tanah berdasarkan hukum adat dan Undang-Udang Agraria Negara.

G. Unsur-unsur Kebudayaan
a.      Sistem peralatan dan perlengkapan hidup (teknologi)
b.      Sistem mta pencaharian hidup
c.       Sistem kemasyarakatan atau organisasi social
d.      Bahasa
e.      Kesenian
f.        Sistem pengetahuan
g.      Sistem religi

H. Kegunaan Kebudayaan
      Hasil karya manusia melahirkan teknologi yang berguna untuk melindung manusia dan lingkungannya. Kebudayaan sebagai :
1.      Pedoman hubungan antar manusia
2.      Pembimbing kehidupan
3.      Petunjuk perilaku dlm pergaulan
4.      Wadah penyaluran perasaan/kemampuan
5.      Pembeda manusia dengan binatang
6.      Modal dasar pembangunan

I.   Etika dan Estetika Berbudaya
Etika Manusia Dalam Berbudaya
•      Etika berasal dr kata Yunani,yaitu Ethos,secara etimologis etika adalah ajaran tentang baik buruk. Etika sama artinya dengan moral (mores dalam bahasa latin) yang berbicara tentang predikat nilai susila,atau tidak susila,baik dan buruk.
•      Bertens menyebutkan ada tiga jenis makna etika yaitu :
1.      Etika dalam nilai-nilai atau norma untuk pegangan seseorang atau kelompok orang dalam mengatur tingkah laku.
2.      Etika dalam kumpulan asas atau moral (dalam arti lain kode etik)
3.      Etika dalam arti ilmu atau ajaran tentang baik dan buruk artinya daalam filsafat moral.

Estetika Manusia Dalam Berbudaya
•      Estetika dapat diartikan lain sebagai teori tentang keindahan. Keindahan dapat diartikan beberapa hal yaitu :
1.      Secara luas yaitu mengandung ide yang baik yang meliputi watak indah,hukum yang indah,ilmu yang indah,dan lain sebagainya.
2.      Secara sempit yaitu indahn yang terbatas pada lingkup persepsi penglihatan (bentuk dan warna).
3.      Secara estetik murni yaitu menyangkut pengalaman yang berhubungan dengan penglihatan,pendengaran dan etika.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar